Singapura, LENSANASIONAL – Kiprah Koperasi Milenial Pelopor (KMP) ADNG kembali mencuri perhatian, kali ini lewat partisipasinya dalam ajang Digital Economy Summit Asia (DESA) 2025 yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura. Acara bergengsi tersebut mempertemukan para pemimpin bisnis global untuk membahas arah masa depan ekonomi digital.
Ketua Umum KMP ADNG, Rizki Adam, dipercaya menjadi salah satu pembicara utama. Dalam forum yang mengangkat tema seperti Innovation at the Edge, Green is the New Gold, hingga The Strategic Leap in AI Technologies, Rizki menekankan pentingnya peran koperasi Indonesia di tengah transformasi digital.
“DESA 2025 adalah kesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia bahwa koperasi Indonesia bisa beradaptasi dan menjadi motor penggerak UMKM. Prinsip gotong royong yang kami bawa adalah modal sosial yang tidak dimiliki banyak negara,” ujar Rizki.
Lebih jauh, ia menyampaikan pesan optimistis agar Indonesia mampu bersaing di kancah regional. “Saya berharap ekosistem digital Indonesia bisa terus berkembang, bahkan setara dengan Singapura dalam pengelolaan event maupun implementasi teknologi. Untuk para pelaku UMKM, praktisi IT, hingga influencer, jangan berhenti belajar dan manfaatkan teknologi untuk mendorong kemajuan bangsa,” tegasnya.
Partisipasi KMP ADNG di forum internasional ini menjadi langkah strategis, tak hanya dalam memperluas jaringan bisnis, tetapi juga meneguhkan posisi koperasi sebagai bagian integral dari ekonomi digital Indonesia.***





