Beranda / Musik / Lagu “Malas Tapi Terpaksa” Jadi Warna Baru Lindee Cremona di Musik Hiphop

Lagu “Malas Tapi Terpaksa” Jadi Warna Baru Lindee Cremona di Musik Hiphop

LENSA NASIONAL – Penyanyi muda Lindee Cremona resmi merilis single berjudul “Malas Tapi Terpaksa”. Berbeda dari karya sebelumnya, lagu ini mengusung nuansa hiphop ringan dengan menghadirkan seorang rapper asal Ambon bernama Kawizz sebagai kolaborator.

Selama ini, Lindee Cremona dikenal publik lewat suara lebut dan karya-karyanya yang penuh emosi. Namun kali ini, penyanyi muda ini memilih menghadirkan musik yang lebih segar dengan sentuhan rap dari Kawizz.

Kawizz sendiri adalah rapper asal Ambon yang dikenal dengan flow rap cepat dan energik. Ia kerap menghadirkan lirik yang lugas dan penuh semangat, menjadikannya salah satu talenta muda yang mampu membawa warna baru dalam musik hiphop Indonesia.

Kolaborasinya dengan Lindee Cremona di “Malas Tapi Terpaksa” memperlihatkan chemistry yang kuat dan segar. Lagu ini diciptakan oleh Albert Kenchen dan diproduksi oleh Pace Kribo, menghadirkan kombinasi beat modern, vibe santai, serta nuansa musik timur yang membuatnya terdengar unik, catchy, dan mudah melekat di telinga.

Tema sederhana yang diangkat membuat “Malas Tapi Terpaksa” terasa sangat relatable. Lagu ini menggambarkan kondisi banyak orang yang ingin bermalas-malasan, rebahan, atau lari dari rutinitas, namun keadaan memaksa untuk tetap bangkit dan menjalani semuanya demi masa depan yang lebih baik.

“Lagu ini bukan hanya tentang rasa malas, tapi juga tentang realita hidup yang sering kita hadapi,” kata Lindee Cremona dalam keterangan resminya.

“Ada kalanya kita ingin berhenti, tapi keadaan memaksa untuk tetap melangkah. Aku rasa ini sangat relate dengan banyak orang, terutama generasi muda yang sering berkata ‘mager… tapi hidup harus lanjut’,” tuturnya.

Ramuan karakter vokal lembut Lindee yang berpadu dengan flow rap cepat milik Kawizz di lagu ini, sukses menciptakan chemistry yang segar dan menyenangkan untuk didengar. Ditambah produksi musik dari Pace Kribo yang kaya dengan nuansa timur modern, lagu ini memiliki identitas kuat dan berbeda dari hiphop ringan lainnya.

Lewat single kolabrasi ini, Albert Kenchen sebagai pencipta lagu mengaku ingin menghadirkan karya yang sederhana tapi kuat dan diharapkan mampu memperluas jangkauan pendengar Lindee Cremona sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda yang konsisten menghadirkan karya relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Lagu ‘Malas Tapi Terpaksa’ adalah refleksi dari kehidupan sehari-hari, tentang rasa lelah, tekanan hidup, dan perjuangan diam-diam untuk tetap bertahan,” ujarnya.

Dengan lirik yang simpel, hook yang mudah diingat, serta vibe yang asik untuk didengar kapan saja, single “Malas Tapi Terpaksa” siap menjadi anthem baru bagi generasi muda. Lagu ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga pengingat bahwa meski rasa malas sering datang, hidup tetap harus dijalani.

Saat ini, single “Malas Tapi Terpaksa” milik Lindee Cremona dan Kawizz sudah tersedia di berbagai platform pemutar musik digital.

(Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *