Beranda / Musik / ELFEST 2024 Guncang Cimahi, 12 Ribu Penonton Jadi Saksi Mimpi Mahasiswa yang Jadi Festival Besar

ELFEST 2024 Guncang Cimahi, 12 Ribu Penonton Jadi Saksi Mimpi Mahasiswa yang Jadi Festival Besar

LENSA NASIONAL – Lapangan Brigif Cimahi berubah menjadi lautan manusia pada 18 Mei 2024. Dentuman musik, nyanyian ribuan penonton, dan sorak kebahagiaan menjadi penanda suksesnya ELFEST 2024, festival musik yang lahir dari mimpi sederhana seorang mahasiswa bernama Syahir.

Tak main-main, 12.000 penonton memadati area konser untuk menikmati deretan musisi lintas genre seperti YakezaRasta, The Chancuters, Vieratale, For Revenge, Club Dangdut Racun, Juicy Luicy, Maliq & D’Essentials, hingga The Latifa. Perpaduan pop, alternatif, reggae, hingga dangdut racun sukses membuat Cimahi “tidak tidur” semalam suntuk.

Di balik kemegahan ELFEST 2024, ada peran besar Politeknik TEDC Bandung yang memberikan dukungan penuh. Kampus tersebut menjadi tempat Syahir dan para koleganya menimba ilmu—sekaligus menjadi saksi awal lahirnya ide festival yang kini menjelma menjadi salah satu event musik terbesar di Cimahi. Kehadiran 30 UMKM lokal serta lebih dari 7 sponsor semakin menegaskan bahwa ELFEST bukan sekadar konser, melainkan ekosistem kreatif yang nyata.

Syahir, selaku founder sekaligus project manager ELFEST, memegang peran krusial dalam seluruh proses penyelenggaraan. Mulai dari perizinan, perumusan konsep, kurasi artis, hingga kerja sama strategis—semuanya ia tangani langsung bersama tim.

“Awalnya ide ELFEST ini muncul sejak Desember 2022. Lalu pada 27 Mei 2023, ELFEST pertama kali kami laksanakan,” ujar Syahir.

Kala itu, ELFEST masih menyasar mahasiswa elektro se-Jawa Barat dengan konsep yang menggabungkan seminar, workshop, pameran teknologi, bazar UMKM, serta penampilan musisi lokal dan nasional.

Namun, waktu dan kebutuhan pasar terus bergerak.

“Beriringan dengan perkembangan zaman, kami terus berimprovisasi melihat apa yang benar-benar dibutuhkan pasar. Alhamdulillah, kami mampu beradaptasi dan merancang konsep yang lebih mewah,” lanjutnya.

Hasilnya terasa nyata. Cimahi dibuat heboh oleh puluhan ribu suara yang bernyanyi bersama hingga acara benar-benar usai.

Tak ingin berhenti di satu kota, Syahir dan tim menatap masa depan ELFEST dengan ambisi yang lebih besar.

“Kami berharap ELFEST ke depannya tidak hanya menargetkan Kota Cimahi. Kami ingin karya yang lahir dari alumni mahasiswa Politeknik TEDC Bandung ini bisa ditunjukkan ke kota-kota lain di Jawa Barat.”

Bahkan, rencana besar sudah disiapkan.

“Mungkin 2025 target kami Kota Bandung. Kami ingin menunjukkan bahwa karya anak-anak Cimahi juga bisa bersaing di Bandung.”

ELFEST 2024 pun bukan hanya tentang musik, melainkan tentang keberanian bermimpi, konsistensi berkarya, dan bukti bahwa anak daerah mampu menciptakan festival berkelas. Dari Cimahi, suara itu kini bersiap menggema lebih jauh.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *